Alasan Menteri Zulkifli Hasan Sebut Harga Kebutuhan Stabil Pasca Kenaikan Harga BBM

- Pewarta

Senin, 12 September 2022 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. (Dok. mpr.go.id)

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. (Dok. mpr.go.id)

TERKINI POST – Pemerintah melalui Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan memastikan harga barang kebutuhan pokok tetap stabil di masyarakat, pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Hal tersebut dijelaskan Mendag Ketika melakukan pemantauan harga serta ketersediaan barang kebutuhan pokok di Pasar Karang Ayu, Semarang, Jawa Tengah.

Menurutnya, Presiden Joko Widodo menginstruksikan pemerintah daerah (Pemda) membantu biaya transportasi barang kebutuhan pokok.

Terutama bagi daerah yang mengalami kenaikan harga barang kebutuhan pokok lebih dari lima persen.

“Pemerintah daerah akan membantu subsidi transportasinya. Sehingga harga barang kebutuhan pokok dapat turun,” terang Mendag, melalui siaran persnya, di Jakarta, Minggu 11 September 2022.

“Jadi, ini harus menjadi perhatian jangan sampai bergejolak,” sambungnya.

Pemerintah pun terus berupaya menjaga inflasi pangan terkendali melalui berbagai upaya.

Mulai dari operasi pasar, subsidi angkutan, maupun optimalisasi program Gerai Maritim, Tol Laut, dan Jembatan Udara.

Maka, pihaknya pun optimis mampui mengendalikan gejolak harga sebagaimana upaya stabilisasi minyak goreng yang berhasil mencatatkan deflasi dalam empat bulan terakhir.

“Saya setiap hari memonitor harga barang kebutuhan pokok. Di Pasar Karang Ayu harga barang kebutuhan pokok stabil,” tuturnya.

“Untuk telur terus mengalami penurunan, di pasar tercatat Rp27.000 per kg dan terus kita monitor,” sambungnya.***

Berita Terkait

Badan Pangan Nasional Berharap Chef dan Nutrisionis Terlibat dalam Program Makan Siang Gratis
BNSP Aktif dalam Meningkatkan Profesionalisme: Pelatihan Asesor LSP Pembiayaan Indonesia
Indonesia Hadapi Beberapa Risiko Global, Salah Satunya Eskalasi Tensi Geopolitik di Berbagai Kawasan
Di Tengah Tantangan Global, Menkeu Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Tumbuh Kuat 5,1 Persen
Diperkirakan Mulai Turun di Bulan Mei dan Juni 2024 Sampai Akhir Tahun 2024, Produksi Beras Nasional
BNI Salurkan Kredit Hijau Sebesar Rp67,4 Triliun per Maret 2024, 14,2 Persen dari Keseluruhan Wholesale Loan
Begini Penjelasan Mendag Zulkifli Hasan Soal Kepastian Pemerintah Tak Akan Buka Opsi Impor Bawang Merah
Lembaga Pengelola Dana Bergulir KUMKM Dorong Kalangan Koperasi untuk Akses Dana Bergulir
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 9 Mei 2024 - 09:26 WIB

Badan Pangan Nasional Berharap Chef dan Nutrisionis Terlibat dalam Program Makan Siang Gratis

Rabu, 8 Mei 2024 - 21:55 WIB

BNSP Aktif dalam Meningkatkan Profesionalisme: Pelatihan Asesor LSP Pembiayaan Indonesia

Rabu, 8 Mei 2024 - 11:44 WIB

Indonesia Hadapi Beberapa Risiko Global, Salah Satunya Eskalasi Tensi Geopolitik di Berbagai Kawasan

Rabu, 8 Mei 2024 - 10:07 WIB

Di Tengah Tantangan Global, Menkeu Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Tumbuh Kuat 5,1 Persen

Sabtu, 4 Mei 2024 - 11:35 WIB

Diperkirakan Mulai Turun di Bulan Mei dan Juni 2024 Sampai Akhir Tahun 2024, Produksi Beras Nasional

Selasa, 30 April 2024 - 13:20 WIB

BNI Salurkan Kredit Hijau Sebesar Rp67,4 Triliun per Maret 2024, 14,2 Persen dari Keseluruhan Wholesale Loan

Sabtu, 27 April 2024 - 14:31 WIB

Begini Penjelasan Mendag Zulkifli Hasan Soal Kepastian Pemerintah Tak Akan Buka Opsi Impor Bawang Merah

Kamis, 25 April 2024 - 09:48 WIB

Lembaga Pengelola Dana Bergulir KUMKM Dorong Kalangan Koperasi untuk Akses Dana Bergulir

Berita Terbaru

Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Program Indonesia Kompeten 2024 di Hotel Pullman, Jakarta (16/5/24). (Doc.BNSP)

Nasional

Sosialisasi Indonesia Kompeten: Langkah Awal Menuju 2045

Sabtu, 18 Mei 2024 - 00:11 WIB