PLN Operasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung Terbesar di Indonesia, Kapasitas 561 kWp

- Pewarta

Senin, 10 April 2023 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLN operasikan PLTS terapung terbesar di Indonesia. (Pixabay.com/becquel )

PLN operasikan PLTS terapung terbesar di Indonesia. (Pixabay.com/becquel )

TERKINIPOST.COM  – PT PLN (Persero) mengoperasikan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung terbesar di Indonesia dengan kapasitas 561 kilowatt peak (kWp) di kawasan Tambak Lorok, Kota Semarang yang akan meningkatkan bauran energi baru terbarukan (EBT).

PLTS terapung yang dioperasikan melalui anak usaha PLN, PLN Indonesia Power (PLN IP), tersebut merupakan bagian dari pembangunan PLTS dengan total keseluruhan sebesar 920 kWp di beberapa gedung kompleks Pembangkit Listrik Gas dan Uap (PLTGU) PLN IP Semarang Power Generation Unit (PGU).

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dikutip dari keterangan resmi di Jakarta, Sabtu 8 April 2023 mengatakan pembangunan PLTS terapung itu merupakan wujud komitmen PLN bersama anak usahanya dalam upaya mendorong program transisi energi, mengurangi dampak perubahan iklim, dan mencapai net zero emission (NZE) 2060.

“Dalam upaya menuju NZE 2060, PLN telah melakukan beberapa inisiatif, misalnya dengan tidak lagi membuat kontrak baru pembangunan pembangkit listrik berbahan bakar batu bara. Sebagai gantinya, PLN mulai membangun pembangkit listrik berbasis EBT.”

Baca artikel penting lainnya di media online Infoesdm.com – salah satu portal berita terbaik di Indonesia.

“Strategi besarnya adalah shifting away, dari pembangkit berbahan fosil menjadi pembangkit EBT,” kata Darmawan.

Senada dengan Darmawan, Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra mengungkapkan pembangunan PLTS itu merupakan komitmen PLN IP bersama anak usahanya, PT Indo Tenaga Hijau dalam mewujudkan transisi energi di Indonesia.

Pembangunan PLTS tersebut juga bagian dari upaya optimalisasi lahan potensial yang diintegrasikan dengan renewable energy generation.

“PLTS Apung ini dibangun di atas water pond seluas 1 hektare dengan waktu pembangunan selama 8 bulan.”

“Pada tahun pertama, PLTS ini akan memproduksi listrik ramah lingkungan sebesar 1,4 juta kWh per tahun dan berkontribusi menurunkan emisi gas CO2 hingga sebesar 1.304 ton/tahun,” ungkap Edwin.

PLN, kata Edwin, memiliki program-program inisiatif transisi energi yang mengkonsolidasi dukungan berbagai pihak, baik entitas bisnis maupun lembaga pendanaan yang didukung pemerintah untuk mencapai NZE 2060.

“Hal ini merupakan wujud inovasi yang kami lakukan guna mendukung penyediaan energi bersih di Indonesia dan mencapai NZE pada 2060,” ujar Edwin.***

Berita Terkait

Waspada Modus Penipuan Lowongan Pekerjaan Mengatasnamakan PT Sumbawa Timur Mining
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Inflasi Pangan Turun 2,31 Persen, Beras SPHP Jadi Penopang
Rp 5.500/kg! Harga Jagung Khusus untuk Peternak Unggas Disiapkan
Produksi Beras Naik 11 Persen, Indonesia Diganjar Peringkat Dunia
Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
CSA Index Agustus 2025 Tunjukkan Kepercayaan Pasar Modal Pulih dengan Cepat
Strategi PHE ONWJ Tingkatkan Keamanan Migas Dengan Peremajaan Pipa Laut Tua

Berita Terkait

Senin, 22 September 2025 - 16:04 WIB

Waspada Modus Penipuan Lowongan Pekerjaan Mengatasnamakan PT Sumbawa Timur Mining

Senin, 15 September 2025 - 06:33 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Selasa, 9 September 2025 - 08:12 WIB

Inflasi Pangan Turun 2,31 Persen, Beras SPHP Jadi Penopang

Selasa, 2 September 2025 - 14:02 WIB

Rp 5.500/kg! Harga Jagung Khusus untuk Peternak Unggas Disiapkan

Jumat, 29 Agustus 2025 - 09:31 WIB

Produksi Beras Naik 11 Persen, Indonesia Diganjar Peringkat Dunia

Berita Terbaru