TERKINI POST – Polri menyatakan kesiapannya dalam mengawal seluruh tahapan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Terutama hal-hal yang dapat merusak kesatuan bangsa Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo saat menghadiri kegiatan FunBike Semarak Bhayangkara di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, Minggu 19 Juni 2022.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Musim Mas Resmikan Smart Class di UINSU, Dukung Pembelajaran Digital dan Generasi Unggul 2045
Shanghai Electric Catat Kinerja Positif pada 2025, Nilai Pesanan Baru Capai Rekor Tertinggi
Mouser Electronics Bahas Peran Kecerdasan Buatan dalam Mengubah Teknologi dan Pengalaman Sehari-hari

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Berangkat dari pengalaman Pemilu 2019, tentunya kita tidak bisa menghindari polarisasi, politik identitas, hoaks, ujaran kebencian, itu tidak bisa kita hindari,” ujar Dedi kepada wartawan.
Sebagai langkah persiapan pengawalan tahapan Pemilu 2024 ini, lanjut Dedi, Polri telah membentuk tim Satgas Nusantara.
Tim ini nantinya akan melakukan kegiatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.
“Sebagai bentuk cooling system, kemudian berkolaborasi juga melakukan kegiatan literasi, sosialisasi, dan pengingat.
Apabila ada masyarakat atau kelompok tertentu yang menyebarkan, memviralkan konten-konten yang bersifat polarisasi, politik identitas, hoax akan kita ingatkan,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Dedi juga menegaskan akan melakukan penegakan hukum apabila masih melakukan kelompok atau individu menyebarkan konten yang berpotensi memecah belah persatuan.
“Apabila diingatkan, sekali dua kali masih melakukan tindakan yang sama, maka upaya penegakan hukum harus dilakukan. Agar tidak terjadi lagi kegiatan seperti itu,” terangnya.
Baca Juga:
Dedi berpesan kepada masyarakat untuk selalu menjaga persatuan serta menjunjung nilai kebhinekaan satu sama lain.
“Pak Kapolri selalu mengingatkan, mari kita menjaga persatuan dan kesatuan, merawat kebhinekaan dalam bingkai NKRI,” tukasnya.***
















