TERKINIPOST.COM – Ketua Umum (ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan bahwa, misi besar pemindahan Ibukota di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan bentuk keberanian berpikir.
Hal itu Prabowo Subianto sampaikan saat menjadi pembicara dalam kuliah umum di DPP Golkar, Jakarta, Kamis, 31 Agustus 2023.
Kuliah umum bertajuk “Executive Education Program for Young Political Leaders” Batch-13 ini diselenggarakan Golkar Institute
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Kennametal Hadirkan Pengalaman Next Level Shop Di IMTS 2026
Robert Lewandowski Jadi Bintang TVC Terbaru CHERY, Hidupkan Semangat “For Family”
Konektivitas Berbasis AI: Asia Pasifik Susun Arah Menuju Masa Depan Digital yang Lebih Cerdas

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, Prabowo Subianto menyebut bahwa bentuk keberanian seperti itu diperlukan Indonesia untuk menjadi negara yang lebih maju.
Termasuk menjadi negara yang swasembada pangan dengan potensi 24 juta hektar rawa yang dapat dimanfaatkan.
Baca artikel lainnya, di sini: Fokus Ketahanan Air, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Sebut Unhan RI Kembangkan Prodi Air
Baca Juga:
Potensi tersebut nantinya akan mampu membawa Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.
“Jangan main-main sama masalah pangan. Kita bisa swasembada pangan, sangat mampu. Ternyata Indonesia punya 24 juta hektar rawa.”
“Kalau dari 24 juta hektar rawa, 10 juta saja untuk pangan dan energi, kita bisa jadi lumbung pangan dunia,” kata Prabowo Subianto.
Maka untuk mencapai swasembada pangan, bangsa Indonesia harus mampu melangkah dengan penuh keberanian. Seperti layaknya keputusan untuk pindah ibukota.
Baca Juga:
SCIE Menunjukkan HILO WAVE® Mendukung Regenerasi Struktur Kulit Tanpa Memicu Respons Peradangan
“Jadi ini butuh keberanian, seperti pindah ibukota, itu keberanian berpikir,” tegas Prabowo Subianto.***














