DI KEDALAMAN Laut Jawa, tiga jalur pipa tua menjadi urat nadi penyaluran migas dari lepas pantai menuju fasilitas pengolahan utama.
Namun, usia yang mendekati setengah abad dan tekanan operasi tinggi menjadikan infrastruktur ini rawan risiko kebocoran dan gangguan distribusi.
Pertamina Hulu Energi Offshore Northwest Java (PHE ONWJ), bagian dari Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina, kini bergerak cepat melanjutkan Pipeline Renew and Replacement Project (PRRP) demi memastikan keandalan operasi.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:

SCROLL TO RESUME CONTENT
Proyek ini mencakup penggantian dan peremajaan jalur pipa bawah laut sepanjang total ±22,52 kilometer.
“Proyek strategis ini merupakan upaya kami mengoperasikan fasilitas hulu migas yang tua dengan lebih aman, selamat, dan andal,” ujar General Manager PHE ONWJ, Muzwir Wiratama.
PHE ONWJ Fokus Ganti Pipa FK-FU-FC Demi Keamanan Penyaluran Migas
Jalur pipa FK-FU-FC berdiameter 12 inci saat ini mengalirkan produksi sebesar 963 barel minyak per hari (BOPD), 1.671 barel cairan per hari (BLPD), 664 ribu kaki kubik standar per hari (MSCFD) gas, dan 2.399 MSCFD lainnya.
Baca Juga:
Pipa yang berada di kedalaman 33–35 meter ini akan diganti dengan pipa baru berdiameter 8 inci sepanjang ±4,07 kilometer.
Penggantian ini dilakukan untuk meminimalkan risiko teknis dan menjaga keamanan operasi penyaluran dari lepas pantai.
Langkah ini dinilai krusial mengingat jalur pipa tersebut menjadi jalur vital menuju fasilitas pengolahan utama yang melayani kebutuhan energi domestik.
Jalur Pipa UWJ-B1C Menjadi Prioritas Karena Usia Operasi Hampir Empat Dekade
Pipa UWJ-B1C berdiameter 12 inci telah beroperasi sejak 1986 dan menghubungkan delapan platform utama, termasuk UA, UB, UC, UXA, UYA, ULA, UWA, JJA, dan KA.
Baca Juga:
Pabrik KT&G di Indonesia Raih Sertifikat “ISO 45001”
Jalur sepanjang ±16,97 kilometer ini menyalurkan 2.671 BOPD dan 6,9 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD) gas, dengan potensi cadangan mencapai 3.344 ribu barel minyak (MBO) dan 5.904 MMSCF gas.
Menurut Muzwir, volume aliran migas yang tinggi dan usia fasilitas membuat pipa ini menjadi prioritas utama dalam PRRP.
Pipa EF-EPRO Tua Empat Puluh Tahun Juga Masuk Daftar Penggantian Segera
Pipa EF-EPRO berdiameter 6 inci dengan panjang ±1,48 kilometer telah beroperasi selama 40 tahun.
Jalur ini mengalirkan 7.600 barrels of fluid per day (BFPD) dan 800 BOPD.
Kondisi tersebut menjadikannya rentan terhadap kerusakan akibat tekanan operasi jangka panjang.
Penggantian akan memastikan kelancaran penyaluran dari Lapangan ECHO ke fasilitas pengolahan.
Proyek Ditargetkan Rampung Pada Kuartal Pertama Tahun 2026
Ketiga jalur pipa ini berada di area strategis Lapangan FOXTROT, UNIFORM, BRAVO, dan ECHO. Seluruh pekerjaan penggantian ditargetkan selesai pada kuartal pertama 2026.
PHE ONWJ sebelumnya telah merampungkan penggantian tiga jalur pipa sepanjang 22,06 kilometer pada kuartal pertama 2025, yang menghubungkan UYA–UA, UA–UWJ, dan ESA–EPRO.
“Langkah ini membuktikan komitmen kami menjaga keberlanjutan pasokan energi domestik sekaligus mencegah potensi kerugian operasional dan lingkungan,” kata Muzwir.****
Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infotelko.com dan Infoekonomi.com.
Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 23jam.com dan Haiidn.com.
Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallotangsel.com dan Haisumatera.com.
Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.
Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.
Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com
Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.
Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.
Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.
Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center










