Pj. Bupati Bangkalan: Menembus Potensi Pertanian Cabai dan Durian untuk Kesejahteraan Masyarakat

- Pewarta

Jumat, 8 Desember 2023 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Pj. Bupati dan Ir. Puguh melihat keberhasilan pertanian cabai di Desa Petrah dan kekayaan durian yang beragam di Banjar. (Do.Ist)

Foto : Pj. Bupati dan Ir. Puguh melihat keberhasilan pertanian cabai di Desa Petrah dan kekayaan durian yang beragam di Banjar. (Do.Ist)

TERKINIPOST.COM – Pj. Bupati Bangkalan, Dr. Arief M. Edie, M. Si, didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bangkalan, Ir. Puguh Santoso, melaksanakan kunjungan lapangan untuk mengeksplorasi potensi pertanian di Kabupaten Bangkalan pada Jumat, 8 Desember 2023.

Kunjungan ini fokus pada peninjauan potensi komoditas cabai di Desa Petrah, Kecamatan Tanah Merah, serta potensi budidaya buah durian di Desa Banjar, Kecamatan Galis, Bangkalan.

Pj. Bupati mengungkapkan bahwa Kabupaten Bangkalan memiliki potensi yang signifikan di sektor pertanian.

“Di Desa Petrah, masyarakat telah berhasil mengembangkan budidaya tanaman cabai, dan hasilnya cukup memuaskan.

Dengan pengembangan lebih lanjut, ini dapat memenuhi kebutuhan stok cabai lokal di Bangkalan,” jelasnya.

Selain itu, di Desa Banjar, Pj. Bupati secara langsung menyaksikan kebun durian dan menikmati hasil panen yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) Sejahtera Desa Banjar.

“Budidaya durian di sini tidak hanya mencakup varietas lokal, tetapi juga termasuk varietas unggul seperti musang king dan durian lay, hasil stek batang durian lokal yang diintegrasikan dengan varietas lain,” tambahnya.

Kunjungan ini tidak hanya membatasi diri pada durian, Pj. Bupati juga mengamati berbagai komoditas yang sedang dikembangkan oleh BUMdes Desa Banjar, seperti vanili, melon, cabai, anggur, dan pepaya.

Keunggulan lainnya adalah pengembangan komoditas buah-buahan secara organik.

“Dengan berbagai potensi pertanian yang ada di Bangkalan, kita dapat memenuhi kebutuhan lokal dan mengarahkannya ke sektor agrowisata, yang melibatkan BUMdes dan masyarakat untuk meningkatkan perekonomian,” paparnya.

Ir. Puguh, kepala Dinas Pertanian, melaporkan bahwa luas lahan tanaman cabai rawit di Kabupaten Bangkalan mencapai 357 hektare, sementara cabai besar mencakup 15 hektare yang tersebar di 7 kecamatan, dengan produktivitas mencapai 5-7 ton per hektare.

“Namun, meskipun begitu, hasil panen cabai belum mencukupi kebutuhan masyarakat Bangkalan.

Oleh karena itu, ke depannya kami akan mendorong petani untuk beralih ke komoditas dengan nilai ekonomi tinggi, salah satunya adalah cabai, sehingga dapat membantu meningkatkan stok kebutuhan cabai lokal,” ungkap Puguh.

Terakhir, Puguh juga menyoroti potensi durian di beberapa daerah di Bangkalan, seperti Kecamatan Tanah Merah, Burneh, dan Galis.

“Di Galis saja, terdapat sekitar 15.000 pohon durian.

Dinas Pertanian Bangkalan terus memberikan penyuluhan kepada kelompok tani, termasuk BUMdes di Desa Banjar, untuk mengoptimalkan potensi pertanian yang ada,” tandasnya.

Berita Terkait

Sosialisasi Indonesia Kompeten: Langkah Awal Menuju 2045
Kasus Proyek Pengadaan Subkontraktor Fiktif, KPK Tahan 2 Orang Karyawan BUMN PT Amarta Karya
Ini yang Dibahas Saat Grace Natalie Temui Presiden Jokowi dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno
Al Jazeera Bincang Santai Bersama dengan Prabowo Subianto, Mulai dari Bahas Buku hingga Keluarga
Sebut Presiden Jokowi Sebagai Pemimpin yang Ikhlas, Prabowo Subianto Saya Terus Belajar
Kota Lubuklinggau Anugerahi Wamenaker RI Gelar Adat Pangeran Rimbun Alam Cipta Negeri
Kasus Investasi Fiktif, KPK Tegaskan Direktur Utama Non Aktif PT Taspen Telah Resmi Berstatus Tersangka
Azis Syamsudin Mangkir, Sejumlah Saksi Diperiksa Terkait Kasus Pemerasan di Rutan Cabang KPK
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 18 Mei 2024 - 00:11 WIB

Sosialisasi Indonesia Kompeten: Langkah Awal Menuju 2045

Kamis, 16 Mei 2024 - 09:05 WIB

Kasus Proyek Pengadaan Subkontraktor Fiktif, KPK Tahan 2 Orang Karyawan BUMN PT Amarta Karya

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:03 WIB

Ini yang Dibahas Saat Grace Natalie Temui Presiden Jokowi dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno

Rabu, 15 Mei 2024 - 16:13 WIB

Al Jazeera Bincang Santai Bersama dengan Prabowo Subianto, Mulai dari Bahas Buku hingga Keluarga

Sabtu, 11 Mei 2024 - 11:04 WIB

Sebut Presiden Jokowi Sebagai Pemimpin yang Ikhlas, Prabowo Subianto Saya Terus Belajar

Jumat, 10 Mei 2024 - 23:10 WIB

Kota Lubuklinggau Anugerahi Wamenaker RI Gelar Adat Pangeran Rimbun Alam Cipta Negeri

Kamis, 9 Mei 2024 - 16:18 WIB

Kasus Investasi Fiktif, KPK Tegaskan Direktur Utama Non Aktif PT Taspen Telah Resmi Berstatus Tersangka

Kamis, 9 Mei 2024 - 14:27 WIB

Azis Syamsudin Mangkir, Sejumlah Saksi Diperiksa Terkait Kasus Pemerasan di Rutan Cabang KPK

Berita Terbaru

Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Program Indonesia Kompeten 2024 di Hotel Pullman, Jakarta (16/5/24). (Doc.BNSP)

Nasional

Sosialisasi Indonesia Kompeten: Langkah Awal Menuju 2045

Sabtu, 18 Mei 2024 - 00:11 WIB