Soal Kecurangan Pemilu, Bawa Buktinya ke Bawaslu dan ke MK, Presiden Jokowi: Jangan Teriak-teriak Curang

- Pewarta

Sabtu, 17 Februari 2024 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo. (Facebook.com/@Presiden Joko Widodo)

Presiden Joko Widodo. (Facebook.com/@Presiden Joko Widodo)

TERKINIPOST.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi hasil quick count lembaga survei dimana pasangan Prabowo-Gibran unggul telak dalam pilpres 2024.

Jokowi juga menanggapi tudingan adanya dugaan kecurangan suara di Pemilu 2024 ini.

Presiden menyebut mestinya ada saksi di TPS dan mekanisme yang bisa dilakukan untuk melaporkan kecurangan itu.

“Yang pertama, mengenai kecurangan, itu ada saksi di TPS . Partai ada saksi di TPS, capres cawapres kandidat ada saksi di TPS.”

“Di TPS ada Bawaslu. Aparat juga ada di sana, terbuka untuk diambil gambarnya,” kata Jokowi, sebagaimana dilansir TVRI News.

“Saya kira, apa, pengawasan yang berlapis2 seperti ini akan menghilangkan adanya kecurangan.”

“Tapi, kalau emang ada betul. Ada mekanismenya untuk ke Bawaslu. Mekanisme nanti persidangan di MK.”

Baca artikel lainnya di sini : Berikan Apresiasi Terkait Pemilu 2024, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong Hubungi Prabowo Subianto

“Nanti saya kira udah diatur semuanya. Jadi janganlah teriak-teriak curang.”

“Ada bukti bawa ke Bawaslu, ada bukti bawa ke MK. Ya,” tutupnya.

Lihat juga konten video, di sini: Usai Ziarah Makam Orangtua, Prabowo Kunjungi Rumah Almarhum Jenderal Wismoyo Arismunandar

Paslon Prabowo-Gibran berada di posisi teratas dengan perolehan 56,32% dari cakupan progres suara masuk 43,93%.

Hal itu berdasarkan data perhitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terbaru pada pukul 17.28 WIB di laman Pemilu2024.kpu.go.id,

Adapun dari hasil quick count atau hitung cepat beberapa lembaga survei, Prabowo-Gibran unggul hampir 60%.

Menurut perhitungan Populi Center dengan data masuk 99,72%, Prabowo-Gibran unggul dengan 59,13%.

Sementara Poltracking dengan data masuk 95,9, Prabowo-Gibran unggul dengan 59,34%.***

Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Haiupdate.com dan Infobumn.com 

Berita Terkait

Heboh Rumah Jaksa Diisukan Digeledah, Ini Fakta dan Sikap Tegas Negara Menyikapi
Warga NTB Meriahkan Penutupan FORNAS VIII Bersama Slank dan Artis
Diplomat Muda Tewas Mencurigakan: Presiden Desak Penyelidikan Tanpa Intervensi
Vendor Bansos COVID-19 Wajib Patuhi Aturan Kontrak Meski Situasi Darurat
Jalan Sumut Lubang, Duit Rakyat Melayang: KPK Cokok Pejabat Korup
Wina Armada Sukardi Meninggal, Jejak Panjang Sang Pengawal Kebebasan Pers
Klarifikasi Bareskrim Soal Ijazah Jokowi Diapresiasi Istana: Pemerintah Fokus Pada Kerja Nyata
Nama Budi Arie Setiadi Disebut di Dakwaan Judi Online, Jaksa Berpeluang Panggil Sebagai Saksi

Berita Terkait

Selasa, 5 Agustus 2025 - 15:42 WIB

Heboh Rumah Jaksa Diisukan Digeledah, Ini Fakta dan Sikap Tegas Negara Menyikapi

Kamis, 31 Juli 2025 - 09:34 WIB

Warga NTB Meriahkan Penutupan FORNAS VIII Bersama Slank dan Artis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 09:57 WIB

Diplomat Muda Tewas Mencurigakan: Presiden Desak Penyelidikan Tanpa Intervensi

Rabu, 23 Juli 2025 - 15:28 WIB

Vendor Bansos COVID-19 Wajib Patuhi Aturan Kontrak Meski Situasi Darurat

Senin, 7 Juli 2025 - 08:50 WIB

Jalan Sumut Lubang, Duit Rakyat Melayang: KPK Cokok Pejabat Korup

Berita Terbaru