TERKINIPOST.COM – Tim Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri meringkus enam pelaku pasca terlibat dalam penyebaran pornografi jaringan internasional.
Sekedar informasi para pelaku yang saat ini mnejadi tersangka telah menyebarkan konten pornografi melalu platform website dan aplikasi.
“Dalam kesempatan siang ini Dit Tipidum Bareskrim Polri jajaran menyampaikan rilis terkait dengan pengungkapan jaringan internasional asusila dan pornografi online,” terang Dir Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro dalam siaran persnya, di Jakarta Selatan, Jumat 3 Februari 2023.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Körber Supply Chain Umumkan Kemitraan Pelanggan Dengan HH Stainless Pte Ltd
Presiden Prabowo Mendengar, Indonesia Melangkah: Bebas Aktif di Tengah Pusaran Dunia

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam penangkapan itu, penyidik Bareskrim mengamankan dua perempuan serta empat pria.
Kemudian, para tersangka dan perannya yakni, IPS (27) bertugas sebagai Host Live Streamer, R (30) berperan sebagai pihak pencuci uang.
AAP (25) bertugas sebagai orang yang mencari rekening atau penadah. J alias KA (29) sebagai Akuntan di Aplikasi Bling2.
R (28) sebagai Host Live Streamer. Dan NS alias R (22) berperan Live Host Streamer.
Djuhandhani melanjutkan, pengungkapan tersebut berawal dari maraknya tindakan asusila yang dilakukan oleh anak di bawah umur.
Salah satunya di Brebes, Jawa Tengah (Jateng).
“Kami turunkan unit untuk dalami apa yang terjadi. Alhamdulillah kami bisa ungkap jaringan ini beserta pelaku maupum para streamer yang ada yang kita ungkap dalam waktu sekitar dua minggu,” jelasnya.
Baca Juga:
The Ritz-Carlton, Bali, Perkenalkan Program Eksplorasi Budaya yang Penuh Makna
DoveRunner Perluas Kehadirannya di Asia Tenggara Dengan Membuka Kantor Baru di Jakarta
Masih dari penuturan Djuhandhani, aplikasi dan website Bling2.com ini menampilkan siaran bagi para penontonnya.
Para korban yang ingin mendapatkan siaran konten pornografi harus melakukan top up atau transfer sejumlah uang ke beberapa nomor rekening yang tercantum di website itu.***














