TERKINIPOST.COM – Presiden Jokowi mengungkap dua alasan yang mempengaruhi keputusan untuk reshuffle kabinet.
Meskipun bukan yang utama, sisi politik bisa mempengaruhi keputusan perombakan menteri kabinet atau reshuffle.
“Yang utama memang performa, kinerja. Bahwa ada sisi politiknya, pasti juga ada, tapi itu bukan yang utama,” kata Jokowi.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Hisense RGB MiniLED Dukung VAR FIFA World Cup 2026™ di International Broadcast Centre
Xinhua Silk Road: Pekan Budaya Digelar di Tiongkok Bagian Tenggara, Perkuat Hubungan Lintas-Selat

SCROLL TO RESUME CONTENT
Presiden menyampaikan hal itu kepada awak media selepas menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-8 Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Jakarta, Selasa malam, 31 Januari 2023.
Baca konten dengan topik ini, di sini: Reshuffle Kabinet Pemerintahan Jokowi, Grace Natalie: Waktu Presiden Sudah Tak Banyak Lagi
Ketika ditanya mengenai evaluasi kinerja jajaran menteri di Kabinet Indonesia Maju saat ini, Jokowi juga mengaku secara umum semuanya baik-baik saja.
Baca Juga:
“Ya kalau secara khusus pasti ada yang performanya, kinerjanya perlu dievaluasi.”
“Biasa toh, ada koreksi dari setiap dari setiap perjalanan kan biasa,” ujarnya.
Kendati demikian, Presiden kemudian tidak berkenan memberi jawaban secara tegas menteri bidang apa yang ia nilai kinerja dan performanya perlu dievaluasi.
“Mau tahu aja,” kata Jokowi singkat.
Baca Juga:
Hisense Gelar Instalasi Interaktif Bertema RGB, Dukung Euforia FIFA World Cup 2026™ di New York
Hisense Sambut FIFA World Cup 2026™ Lewat Inovasi RGB MiniLED
Sebelumnya, Presiden ditanya mengenai isu dirinya akan melakukan reshuffle menteri Kabinet Indonesia Maju.
Rabu 1 Februari 2023 yang bertepatan dengan Rabu Pon dalam kalender Jawa, Jokowi meminta khalayak untuk menunggu.***
















