TERKINIPOST.COM – Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas mengatakan perayaan Idul Fitri 1444 H yang akan dirayakan bersamaan dengan Hari Kartini, adalah hadiah untuk perempuan Indonesia.
“Alhamdulillah, sebagian saudara-saudara kita akan merayakan Idul Fitri bertepatan dengan Hari Kartini.”
“Ini adalah hadiah untuk perempuan Indonesia,” kata Yaqut saat ditemui di Jakarta pada Selasa 18 April 2023.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Dalian Menjadi Sorotan Global, Kota Ini Menjadi Tuan Rumah Summer Davos untuk Kesembilan Kalinya
ChinaMarket: Ujian Sesungguhnya Dimulai Saat Kontainer Tiba di Lokasi Proyek
Zendure Luncurkan Ekosistem Energi AI ZEN+ HOME di Ajang Intersolar 2026

SCROLL TO RESUME CONTENT
Yaqut juga mengatakan, Kartini adalah sosok yang sangat menginspirasi bagi seluruh perempuan, utamanya dalam memperjuangkan kesetaraan dengan peran laki-laki.
Baca artikel penting lainnya di media online Jazirahnews.com – salah satu portal berita terbaik di Indonesia.
Menag berharap, dengan semangat Idul Fitri, perempuan-perempuan Indonesia bisa semakin berdaya dan merdeka, sebagaimana pesan Idul Fitri sendiri yang artinya memerdekakan diri.
Baca Juga:
Gravity Game Unite (GGU) Luncurkan OBT Kedua PC MMORPG “Ragnarok Zero: Global”
Hisense Tampilkan Pesan “Innovating a Brighter Life” di FIFA World Cup 2026™
Taylor’s University Tempati Jajaran 1% Universitas Terbaik Dunia
“Ada alasan mengapa Indonesia disebut sebagai Ibu Pertiwi, yakni karena peran seorang ibu juga kaum perempuan sangat menentukan kemajuan negeri ini,” kata Yaqut.
Baca juga: Menag imbau pemudik jaga stamina dan taati lalin
Terkait dengan perbedaan waktu perayaan Idul Fitri 1444 H, Yaqut menanggapi bahwa berbeda itu adalah hal yang biasa.
“Indonesia berdiri juga karena berbeda, bukan karena sama, yang terpenting adalah bagaimana kita merayakan Lebaran yg berbeda itu untuk saling menghormati, jangan buat ikhtilaf (perbedaan) ini menjadi iftiraq (perpecahan),” kata Yaqut.
Baca Juga:
Dia juga menekankan bahwa masyarakat harus menyikapi perbedaan ini dengan bijaksana, dan memahami bahwa itu adalah hal yang lumrah.
“Malah kita harus bersyukur karena lebarannya berkali-kali,” kata Yaqut sambil terkekeh.
Pada momen ini Yaqut selaku Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor juga meresmikan pos mudik Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang diikuti dengan santunan anak yatim.
Adapun santunan diberikan kepada 100 anak yatim, yang merupakan anak-anak dari anggota Banser.
Selain memberikan santunan, GP Ansor juga memberikan sembako dan kurma kepada anak-anak yatim agar mereka bisa turut merayakan momen Idul Fitri dengan gembira.***














