Memaknai Perayaan Lebaran Kupat atau Laku Papat yang Dilakukan Masyarakat Trenggalek

- Pewarta

Selasa, 10 Mei 2022 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPAT singkatan dari LAKU PAPAT. Artinya empat ritual. (Instagram.com/@lailatissaadah)

KUPAT singkatan dari LAKU PAPAT. Artinya empat ritual. (Instagram.com/@lailatissaadah)

APAKABAR NEWS – Pagi ini, tepat hari ke 8 lebaran, masyarakat di Kecamatan Durenan Trenggalek Jatim dan sekitarnya, berbondong-bondong ke Masjid atau mushola di lingkungannya.

Juga sebagian masyarakat di daerah-daerah lain di Indonesia ini. Untuk apa? Untuk merayakan lebaran ketupat atau lebaran KUPAT (dalam Bahasa Jawa).

Lebaran Ketupat dirayakan oleh masyarakat dengan diawali datang ke Masjid atau Mushola pagi-pagi sekali, untuk kendurian dengan beragam makanan khas.

Sebelum acara kendurian biasanya dialakukan sholawatan, mahalul qiyam.

Setelah itu masyarakat merayakan dengan berbagai cara. Ada yang pesta balon udara. Ada yang saling berkunjung dan makan sepuasnya di tempat kolega atau saudara.

Apa makna lebaran ketupat itu? Bisa dirujuk dari makna kata yang melekat di dalamnya.

KUPAT berasal dari bahasa Jawa yang dipahami sebagai makanan KETUPAT dalam bahasa Indonesia.

KUPAT merupakan singkatan dan sekaligus simbolisasi. KUPAT singkatan dari LAKU PAPAT. Artinya empat ritual.

Jadi lebaran ketupat dapat diartikan sebagai lebaran atau perayaan dari selesainya empat tempaan spiritual.

Pertama, tempaan Ramadhan. Siang hari berpuasa Ramadhan, malamnya tarawih.

Diiringi intensitas ibadah lain seperti tadarus, sholat malam serta upaya disiplin pengendalian diri dari perbuatan sia-sia menurut standar agama Islam.

Kedua, membayar zakat fitrah. Yaitu mengeluarkan harta untuk diberikan kepada yang berhak, yang terdiri dari 8 asnab, atau 8 kelompok penerima.

Diantaranya adalah fakir miskin. Terdapat keterangan hadist bahwa: amal ibadah Ramadhan masih menggantung di langit, ketika zakat fitrah belum dibayarkan.

Maka sempurnanya tempaan spiritual Ramadhan adalah dengan dibayarkannya zakat fitrah.

Ketiga, Sholat Iedul Fithri Malamnya diselenggarakan takbir, tahmid, tahlil semalam suntuk. Terdapat sebuah keterangan hadist yang menyatakan bahwa

“Barangsiapa menjalankan ibadah Ramadhan karena iman, maka dosa-dosanya yang telah lalu diampuni”.

Tentu dalam konteks relasi antara manusia dengan Allah Swt. Namun dosa antar sesama hanya bisa dihapuskan dengan saling minta maaf.

Maka para ulama di Indonesia membudayakan saling kunjung untuk maaf memaafkan.

Terdapat sebuah hadist yang menyatakan, “Tidaklah dua orang muslim saling bertemu kemudian berjabat tangan, kecuali akan diampuni (dosa-dosa) mereka sebelum berpisah” (HR. Abu Daud, Turmudzi, Ibnu Majah dan Ahmad).

Keempat, adalah tempaan spiritual berupa puasa Syawal.

Sebagaimana keterangan hadist,” Siapa saja yang berpuasa Ramadhan, kemudian dilanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun (HR. Muslim).

Senin minggu lalu lebaran Iedul Fithri. Dilanjut 6 hari setelahnya puasa syawal. Hari ini, lebaran ke 8 dirayakan sebagai lebaran KUPAT. Lebaran Laku Papat.

Lebaran untuk merayakan selesainya 4 tahapan laku spiritual. (Abdul Rahman Sukardi).***

Berita Terkait

Heboh Rumah Jaksa Diisukan Digeledah, Ini Fakta dan Sikap Tegas Negara Menyikapi
Warga NTB Meriahkan Penutupan FORNAS VIII Bersama Slank dan Artis
Diplomat Muda Tewas Mencurigakan: Presiden Desak Penyelidikan Tanpa Intervensi
Vendor Bansos COVID-19 Wajib Patuhi Aturan Kontrak Meski Situasi Darurat
Jalan Sumut Lubang, Duit Rakyat Melayang: KPK Cokok Pejabat Korup
Wina Armada Sukardi Meninggal, Jejak Panjang Sang Pengawal Kebebasan Pers
Klarifikasi Bareskrim Soal Ijazah Jokowi Diapresiasi Istana: Pemerintah Fokus Pada Kerja Nyata
Nama Budi Arie Setiadi Disebut di Dakwaan Judi Online, Jaksa Berpeluang Panggil Sebagai Saksi

Berita Terkait

Selasa, 5 Agustus 2025 - 15:42 WIB

Heboh Rumah Jaksa Diisukan Digeledah, Ini Fakta dan Sikap Tegas Negara Menyikapi

Kamis, 31 Juli 2025 - 09:34 WIB

Warga NTB Meriahkan Penutupan FORNAS VIII Bersama Slank dan Artis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 09:57 WIB

Diplomat Muda Tewas Mencurigakan: Presiden Desak Penyelidikan Tanpa Intervensi

Rabu, 23 Juli 2025 - 15:28 WIB

Vendor Bansos COVID-19 Wajib Patuhi Aturan Kontrak Meski Situasi Darurat

Senin, 7 Juli 2025 - 08:50 WIB

Jalan Sumut Lubang, Duit Rakyat Melayang: KPK Cokok Pejabat Korup

Berita Terbaru