Lebaran Tahun 2023, Menhub: Potensi Kenaikan Pemudik dari 85 Juta Jadi 123 Juta Orang

- Pewarta

Sabtu, 25 Maret 2023 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. (Sok. Setkab.go.id)

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. (Sok. Setkab.go.id)

TERKINIPOST.COM – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melaporkan potensi kenaikan jumlah pemudik pada lebaran tahun ini kepada Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas soal arus mudik di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat.

“Satu jam yang lalu, presiden memimpin rapat berkaitan dengan mudik dan beberapa hal kami laporkan dan juga menjadi satu keputusan dalam rapat dengan presiden tersebut.”

“Kami melaporkan bahwa terjadi satu kenaikan jumlah saudara-saudara kita yang mudik, dari 85 juta menjadi 123 juta orang,” kata Budi Karya dalam keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat 24 Maret 2023.

Budi menyebutkan jumlah pemudik diprediksi meningkat dari 14 juta menjadi 18 juta untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Konten artikel ini dikutip dari media online Bisnispost.com, salah satu portal berita terbaik di Indonesia.

“Artinya, terjadi kenaikan 47 persen untuk nasional dan 7 persen untuk Jabodetabek,” tambahnya.

Dia mengatakan riset pendataan pemudik itu dilakukan dengan margin of error kurang dari 5 persen.

Menurut Budi Karya, seperti biasanya, pemudik akan menggunakan beragam alat transportasi, seperti kapal laut, kereta api, pesawat udara, serta jalur darat.

“Untuk udara, kereta, dan laut, relatif manageable (mudah diatur) karena ketiga matra itu menggunakan sarana yang menggunakan ticketing (tiket), sehingga bisa kita kontrol siapa yang beli, jumlahnya, dan sebagainya,” jelasnya.

Sementara itu, terkait jalur darat yang menggunakan kendaraan pribadi, lanjut Budi, diperlukan suatu upaya manajemen yang lebih detail.

“Kami bersama-sama dengan kakorlantas Polri dan juga menko PMK sudah koordinasi bagaimana mudik kali ini yang signifikan.”

“Dari catatan yang kami riset, akan mudik 22 persen menggunakan mobil pribadi, 20 persen sepeda motor,” tambahnya.

Terkait mudik jalur darat, katanya, diperkirakan akan terjadi penumpukan di Tol Cipali dan Merak.

Dia mengimbau agar para pemudik tidak menggunakan sepeda motor untuk pulang ke kampung halaman karena berbahaya.

“Kami berkoordinasi dengan polisi, Korlantas, bahwa tingkat kecelakaan tertinggi adalah menggunakan kendaraan (sepeda) motor. Apalagi yang ditempuh itu kira-kira 3 jam sampai 10 jam, jadi melelahkan sekali,” katanya.

Dia menegaskan pihaknya tidak tinggal diam dalam mencegah pemudik menggunakan sepeda motor, yakni dengan menyediakan mudik gratis sebanyak 500 bus serta menggunakan kereta api dan kapal laut.

“Paling tidak, dari Kemenhub 500 bus. Saya harap kementerian lain dan swasta juga melakukan mudik gratis, paling tidak untuk kalangan mereka sendiri agar tidak membebani apa yang kami programkan,” ujar Budi Karya.***

Berita Terkait

Soal Wacana Pembatasan Pembelian BBM Subsidi, Presiden Jokowi Bantah Keterangan Luhut Pandjaitan
Prabowo ke Capaja TNI – Polri, Menjadi Prajurit TNI dan Polri adalah Panggilan Pengabdian yang Mulia
Anggota Komisi Pemilihan Umum RI Hasyim Asy’ari Diberhentikan dengan Tidak Hormat oleh Presiden Jokowi
Hujan Lebat Kendala Jadi Pencarian Korban Pascalongsor Tulabolo Gorontalo, 43 Orang Warga Hilang
Para Asesor Kompetensi, Jaga Independensi dan Obyektifitas, Dalam Proses Uji Kompetensi Untuk Para Guru SMK Bidang Bisnis dan Pariwisata
Badan Hukum PDI Perjuangan Gugat Penyidik KPK AKBP Rosa Purba Bekti ke Pengadilan Negeri Jaksel
Prof Bambang Setiaji: Optimis, PT Muhammadiyah/Aisiyah Hasilkan Lulusan Kompeten
Kepala PPATK Tanggapi Permintaan DPR Terkait Soal Data Para Pejabat yang Terlibat Judi Online
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 07:56 WIB

Soal Wacana Pembatasan Pembelian BBM Subsidi, Presiden Jokowi Bantah Keterangan Luhut Pandjaitan

Sabtu, 13 Juli 2024 - 10:37 WIB

Prabowo ke Capaja TNI – Polri, Menjadi Prajurit TNI dan Polri adalah Panggilan Pengabdian yang Mulia

Rabu, 10 Juli 2024 - 14:44 WIB

Anggota Komisi Pemilihan Umum RI Hasyim Asy’ari Diberhentikan dengan Tidak Hormat oleh Presiden Jokowi

Rabu, 3 Juli 2024 - 22:09 WIB

Para Asesor Kompetensi, Jaga Independensi dan Obyektifitas, Dalam Proses Uji Kompetensi Untuk Para Guru SMK Bidang Bisnis dan Pariwisata

Selasa, 2 Juli 2024 - 08:33 WIB

Badan Hukum PDI Perjuangan Gugat Penyidik KPK AKBP Rosa Purba Bekti ke Pengadilan Negeri Jaksel

Sabtu, 29 Juni 2024 - 11:13 WIB

Prof Bambang Setiaji: Optimis, PT Muhammadiyah/Aisiyah Hasilkan Lulusan Kompeten

Kamis, 27 Juni 2024 - 15:54 WIB

Kepala PPATK Tanggapi Permintaan DPR Terkait Soal Data Para Pejabat yang Terlibat Judi Online

Senin, 24 Juni 2024 - 10:24 WIB

Tanri Abeng Meninggal Dunia, Menteri BUMN Erick Thohir Sebut Sosok yang Berjasa Besar untuk Negeri Ini

Berita Terbaru