Kiprah GBA Selama 10 Tahun Terakhir: Persatuan, Pertumbuhan, dan Peluang Tanpa Batas

- Pewarta

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kiprah GBA Selama 10 Tahun Terakhir: Persatuan, Pertumbuhan, dan Peluang Tanpa Batas

GUANGZHOU, Tiongkok, 13 Maret 2026 /PRNewswire/ — Artikel berita dari South: Guangdong-Hong Kong-Macao Greater Bay Area (GBA) kembali tercantum dalam rancangan Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita) Tiongkok Ke-15 (2026–2030) untuk agenda pembangunan ekonomi dan sosial nasional, serta dalam Laporan Kerja Pemerintah Tiongkok.

Pengembangan GBA bahkan telah tercantum dalam Repelita Tiongkok selama tiga periode berturut-turut, serta Laporan Kerja Pemerintah Tiongkok selama 10 berturut-turut.

Pada 2016, Repelita Tiongkok Ke-13 menetapkan target untuk "mendorong pembangunan GBA serta platform kerja sama yang melibatkan sejumlah provinsi utama."

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data statistik menunjukkan, perekonomian GBA melesat sekitar 60% pada periode 2016-2025.

Dalam satu dekade, GBA—hanya mencakup kurang dari 0,6% dari luas wilayah daratan Tiongkok—telah berkembang menjadi pusat kekuatan ekonomi yang menyumbang sekitar sepersembilan dari PDB nasional Tiongkok.

Mulai dari pembangunan infrastruktur penting, terobosan kebijakan, hingga kolaborasi lintaswilayah dan hubungan antarmasyarakat, perjalanan GBA menggambarkan sebuah visi besar yang berhasil terwujud sekaligus membuka berbagai peluang untuk masa depan. Anda dapat menyaksikan video ini untuk melihat kembali perkembangan GBA selama 10 tahun terakhir yang penuh pencapaian.

 

Berita Terkait

Program dukungan kesehatan mental bagi ibu hamil dan menyusui memenangkan tantangan senilai €2,6 juta untuk meningkatkan kesejahteraan para orang tua di Asia Tenggara
Zendure Perkenalkan Agentic HEMS di IFA 2026: “Pusat Energi Rumah di Era AI”
Laporan Terbaru Ungkap Sebagian Besar Keterlambatan Penanganan Stroke di Indonesia Terjadi Sebelum Pasien Tiba di Rumah Sakit yang Tepat
KONE Indonesia menetapkan standar baru di industri sebagai perusahaan pertama yang meraih Sertifikasi Green Label Platinum
Texas Cardiac Arrhythmia Institute di St. David’s Medical Center menjadi institusi pertama di AS yang berpartisipasi dalam uji coba sistem pemetaan inovatif dan ablasi medan listrik berdenyut
Sceye dan SoftBank Corp. Selesaikan Demonstrasi Konektivitas Stratosfer di Jepang, Memajukan Komersialisasi HAPS
TEATER BESAR TAMAN ISMAIL MARZUKI SEDERHANAKAN ALUR KERJA WIRELESS DENGAN SENNHEISER SPECTERA
Xinhua Silk Road: Model Kemitraan yang Digagas Hunan Buka Jalur Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok-Afrika

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 08:00 WIB

Program dukungan kesehatan mental bagi ibu hamil dan menyusui memenangkan tantangan senilai €2,6 juta untuk meningkatkan kesejahteraan para orang tua di Asia Tenggara

Kamis, 3 September 2026 - 07:13 WIB

Zendure Perkenalkan Agentic HEMS di IFA 2026: “Pusat Energi Rumah di Era AI”

Kamis, 3 September 2026 - 05:19 WIB

Laporan Terbaru Ungkap Sebagian Besar Keterlambatan Penanganan Stroke di Indonesia Terjadi Sebelum Pasien Tiba di Rumah Sakit yang Tepat

Kamis, 3 September 2026 - 03:00 WIB

KONE Indonesia menetapkan standar baru di industri sebagai perusahaan pertama yang meraih Sertifikasi Green Label Platinum

Kamis, 3 September 2026 - 02:31 WIB

Sceye dan SoftBank Corp. Selesaikan Demonstrasi Konektivitas Stratosfer di Jepang, Memajukan Komersialisasi HAPS

Berita Terbaru