Relawan Politik Rawan Ditunggangi Kepentingan Gelap, Begini Penjelasan Ikhwan Arif

- Pewarta

Senin, 8 Agustus 2022 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat politik dan pendiri Indonesia Political Power Ikhwan Arif. (Dok. Ikhwan Arif)

Pengamat politik dan pendiri Indonesia Political Power Ikhwan Arif. (Dok. Ikhwan Arif)

TERKINI POST – Menjamurnya keberadaan relawan politik (Relawan Ganjar, Anis, Prabowo, dll) adalah hal yang wajar dalam praktik politik sebelum Pemilu di Indonesia.

Relawan ini menemukan tempat terutama saat mulai berlakunya politik pada pemilihan umum secara langsung, baik dalam pemilihan presiden maupun pemilihan kepala daerah.

Menurut pengamat politik dan pendiri Indonesia Political Power Ikhwan Arif eksistensi relawan politik merupakan energi positif dalam percaturan politik pra Pemilu, namun kerap ditumpangi praktik politik gelap.

“Apalagi bakal calon atau kandidat yang didukung masih menjabat atau masih menduduki kursi politik”.

“Sehingga ada sisi gelap yang memungkinkan akan terjadi politisasi jabatan” ungkap Ikhwan.

Anggapan keliru terhadap relawan politik sebagai perpanjangan tangan partai politik, atau sengaja dibentuk oleh salah satu figur politik, dapat dibantahkan.

Apabila relawan politik menunjukkan sikap dan tindakan yang benar-benar murni dari keinginan rakyat terutama dari daerah-daerah, bukan di mobilisasi oleh kepentingan elit politik tertentu.

“Jika benar relawan politik ini adalah murni dari niat atau inisiatif masyarakat dari beberapa daerah, maka relawan politik harus dilindungi dengan aturan-aturan yang jelas.”

“Kemunculan relawan politik tentu membawa dampak positif pada partisipasi politik masyarakat,” kata Ikhwan Arif.

Sampai hari ini belum ada aturan yang jelas terkait eksistensi relawan politik karena mereka bukan organisasi sayap partai politik dan bukan perpanjangan partai politik tertentu.

“Menurut saya aturan main relawan politik ini masih gelap, disatu sisi eksistensinya membawa dampak positif karena mengubah mindset politik masyarakat untuk tidak apatis.”

“Dilain sisi mobilisasi relawan politik kadang tidak ubahnya seperti pergerakan kader-kader partai atau organisasi sayap partai politik untuk memenangkan salah satu kandidat dalam Pilpres atau Pilkada.”

“Mana ada pergerakan atau mobilisasi tanpa akomodasi, yang erat kaitannya sama uang (logistik). Ini yang mungkin menjadi perhatian khusus bagaimana relawan politik tidak dijadikan tumbal politik, atau tidak terlibat dalam money politik nantinya.” ungkap Ikhwan.

“Harus ada aturan khusus yang mengikat karena relawan politik ini tidak rela-rela juga ya, sebab jika calon yang diusung nantinya menang di Pilpres atau Pilkada.”

“Tidak heran relawan politik mendapat cipratan berupa posisi penting di pemerintahan, misalanya komisaris atau staff khusus presiden atau staff khusus menteri” ungkap Ikhwan.***

Berita Terkait

Amankan Rapat Pleno Penetapan Pemilu 2024, Polisi Terjunkan 4.266 Personel Gabungan dan Anjing K-9
KPU Tetapkan Pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka Sebagai Presiden dan Wapres Terpilih
Presiden Terpilih Prabowo Subianto Kumpulkan Tim Kuasa Hukum Usai Putusan MK, Ucapkan Terima Kasih
Terkait Pertemuan Puan Maharani dengan Rosan Roeslani di Acara Buka Bersama, PDIP Beri Tanggapan
Salah Satunya Kaesang Pangarep, PSI Ungkap Alasan Ajukan 2 Nama Kader untuk Calon Gubernur DKI Jakarta
Ganjar Pranowo Blak-blakan Ungkap Rencananya ke Depan, Tak Mau Gabung di Kabinet Prabowo – Gibran
Gagal Masuk Senayan, Partai Persatuan Pembangunan Evaluasi Kinerja Badan Pemenangan Pemilu
PAN Beri Tanggapan Soal Permintaan Diskualifikasi Pasangan Capres dan Wapres Terpilih di Pilpres 2024
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 24 April 2024 - 14:49 WIB

Amankan Rapat Pleno Penetapan Pemilu 2024, Polisi Terjunkan 4.266 Personel Gabungan dan Anjing K-9

Rabu, 24 April 2024 - 14:21 WIB

KPU Tetapkan Pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka Sebagai Presiden dan Wapres Terpilih

Rabu, 24 April 2024 - 08:34 WIB

Presiden Terpilih Prabowo Subianto Kumpulkan Tim Kuasa Hukum Usai Putusan MK, Ucapkan Terima Kasih

Rabu, 3 April 2024 - 14:30 WIB

Terkait Pertemuan Puan Maharani dengan Rosan Roeslani di Acara Buka Bersama, PDIP Beri Tanggapan

Minggu, 31 Maret 2024 - 09:52 WIB

Salah Satunya Kaesang Pangarep, PSI Ungkap Alasan Ajukan 2 Nama Kader untuk Calon Gubernur DKI Jakarta

Rabu, 27 Maret 2024 - 07:40 WIB

Ganjar Pranowo Blak-blakan Ungkap Rencananya ke Depan, Tak Mau Gabung di Kabinet Prabowo – Gibran

Senin, 25 Maret 2024 - 10:20 WIB

Gagal Masuk Senayan, Partai Persatuan Pembangunan Evaluasi Kinerja Badan Pemenangan Pemilu

Senin, 25 Maret 2024 - 09:38 WIB

PAN Beri Tanggapan Soal Permintaan Diskualifikasi Pasangan Capres dan Wapres Terpilih di Pilpres 2024

Berita Terbaru