TERKINIPOST.COM – Agum Gumelar memandang sosok Prabowo Subianto sebagai seorang tokoh berdedikasi tinggi terhadap tugas-tugas yang diemban dan menjadi tanggung jawabnya.
Hal itu disampaikan Agum usai kunjungan Prabowo dalam rangka silaturahmi Idul Fitri di kediamannya di Jakarta, Selasa 25 APril 2023.
Agum mengungkapkan dirinya mengetahui karakter Prabowo tersebut sejak sama-sama masih menjadi prajurit baret merah alias Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Terbitkan Laporan ESG 2025, Hikvision Dorong Pembangunan Berkelanjutan Lewat “Tech for Good”
For the Reasons that Matter: Kampanye Multi-Negara yang Menyoroti Kesehatan Pernapasan Dewasa
Dorong Revolusi Pangan Global, Teknologi “Food Processing” Jepang Tampil di Panggung Dunia

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca konten menarik lainnya, di sini: Wapres ke-6 RI Try Sutrisno: Prabowo Sosok yang Mengerti Kebutuhan Rakyat Indonesia
“Saya melihat beliau mempunya dedikasi tinggi terhadap tugas dari satuan. Semangatnya sangat besar.”
“Beliau tentara yang nasionalis, kecintaan terhadap keutuhan bangsa dan negara sangat tinggi,” ungkap Agum.
Baca Juga:
Riset LPEM FEB UI: Pindar AdaKami Jadi Bantalan Saat Masyarakat Hadapi Tekanan Ekonomi
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
Terlebih, lanjut Agum, saat ini Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan.
Ia memandang selama ini kinerja Prabowo memperlihatkan kepedulian terhadap keamanan dan pertahanan bangsa dan negara.
“Sangat terlihat sekali,” ucapnya.
Agum mengatakan, meskipun pernah berbeda pendapat dengan Prabowo, ia melihat adanya nilai lebih yang dimiliki Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.
Baca Juga:
Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital
CGTN: Awal yang Solid dalam Repelita Ke-15 Tiongkok, Apa Maknanya?
Utamanya setelah bergabung dengan pemerintah pascakemenangan Joko Widodo (Jokowi) dalam pemilihan presiden 2019.
“Jadi, dari semua yang pernah bersilang paham, itu sudah selesai dan tidak jadi suatu masalah lagi.”
“Saya dulu pernah jadi Menhan pada jaman Gus Dur, itu satu kenyataan politik yang bisa saya terima,” ujar Agum.
Agum pun sempat menyoroti pemilihan umum 2024 mendatang.
“Saya cuman bisa berharap partai ini (Gerindra) betul-betul peduli terhadap aspirasi masyarakat, terbaik untuk rakyat. Bagi saya harusnya begitu, ya,” imbuhnya.
Di samping itu, Agum memberikan pesan khusus kepada Prabowo untuk tetap semangat terhadap pengabdian bangsa dan negara.
Ia meminta hal tersebut jangan sampai luntur dalam situasi apapun.
“Itu yang saya khususkan kepada beliau. Saya yakin beliau akan tetap (semangat berdedikasi), bagaimanapun situasinya tetap konsen terhadap bangsa dan negara ini. Itu yang saya harapkan,” tutupnya.***
















