77 Unit Rumah Rusak di Kabupaten Sukabumi, Sebanyak 312 Orang Terdampak Angin Puting Beliung

- Pewarta

Minggu, 22 Oktober 2023 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akibat Angin Puting Beliung sebuah pohon besar menimpa atap rumah warga di Kecamatan Cireunghas, Kab. Sukabumi, Sabtu (21/10). Dok. BPBD Sukabumi.

Akibat Angin Puting Beliung sebuah pohon besar menimpa atap rumah warga di Kecamatan Cireunghas, Kab. Sukabumi, Sabtu (21/10). Dok. BPBD Sukabumi.

TERKINIPOST.COM – Angin Puting Beliung kembali menerjang Kabupaten Sukabumi, Sabtu (21/10/2023). Kejadian ini dipicu oleh hujan disertai angin kencang.

Hujan dengan intensitas tinggi ini terjadi di empat desa dari dua kecamatan.

Yakni Desa Jampang Tengah, Kecamatan Jampang Tengah dan Desa Tegalpanjang, Desa Cipurut, serta Desa Cireunghas di Kecamatan Cireunghas.

Demikian informasi berdasarkan laporan dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

Menurut data yang dihimpun angin kencang ini menyebabkan 70 unit rumah rusak ringan dan tujuh rumah lainnya mengalami rusak sedang dengan kondisi atap rumah terbuka.

Saat ini tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi bersama perangkat desa tengah melakukan pendataan lebih lanjut.

Baca artikel lainnya di sini: Sapu Langit Digital Melayani Jasa Publikasi Press Release Secara Serentak di Puluhan Media. 

Hal tersebut dilakukan untuk melakukan percepatan penanganan bersama tim gabungan di lokasi terdampak.

“Kejadiannya kemarin sore sekitar pukul 13.00 sampai 15.00 WIB, saat ini tim sedang turun lagi ke lapangan untuk pendataan korban terdampak lebih lanjut.”

“Penanganan dengan membersihkan puing puing pohon yang tumbang dan pembersihan yang lainnya,” kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Eko melalui sambungan telepon, Minggu (22/10/2023).

BNPB mengimbau agar masyarakat maupun pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaannya terhadap bencana yang disebabkan oleh cuaca ekstrem seperti angin puting beliung maupun angin kencang.

Untuk itu, sebaiknya hindari mobilitas di tengah hujan lebat dan tidak berteduh di bawah pohon, baliho, dan bangunan yang rapuh, serta memangkas ranting pohon yang lapuk.***

Berita Terkait

Heboh Rumah Jaksa Diisukan Digeledah, Ini Fakta dan Sikap Tegas Negara Menyikapi
Warga NTB Meriahkan Penutupan FORNAS VIII Bersama Slank dan Artis
Diplomat Muda Tewas Mencurigakan: Presiden Desak Penyelidikan Tanpa Intervensi
Vendor Bansos COVID-19 Wajib Patuhi Aturan Kontrak Meski Situasi Darurat
Jalan Sumut Lubang, Duit Rakyat Melayang: KPK Cokok Pejabat Korup
Wina Armada Sukardi Meninggal, Jejak Panjang Sang Pengawal Kebebasan Pers
Klarifikasi Bareskrim Soal Ijazah Jokowi Diapresiasi Istana: Pemerintah Fokus Pada Kerja Nyata
Nama Budi Arie Setiadi Disebut di Dakwaan Judi Online, Jaksa Berpeluang Panggil Sebagai Saksi

Berita Terkait

Selasa, 5 Agustus 2025 - 15:42 WIB

Heboh Rumah Jaksa Diisukan Digeledah, Ini Fakta dan Sikap Tegas Negara Menyikapi

Kamis, 31 Juli 2025 - 09:34 WIB

Warga NTB Meriahkan Penutupan FORNAS VIII Bersama Slank dan Artis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 09:57 WIB

Diplomat Muda Tewas Mencurigakan: Presiden Desak Penyelidikan Tanpa Intervensi

Rabu, 23 Juli 2025 - 15:28 WIB

Vendor Bansos COVID-19 Wajib Patuhi Aturan Kontrak Meski Situasi Darurat

Senin, 7 Juli 2025 - 08:50 WIB

Jalan Sumut Lubang, Duit Rakyat Melayang: KPK Cokok Pejabat Korup

Berita Terbaru