TERKINIPOST.COM – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa momentum deklarasi capres itu akan diputuskan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menjawab spekulasi soal kabar deklarasi calon presiden (Capres) dari PDIP bakal digelar pada April 2023.
“Ya kalau momentum, Ibu Mega lakukan kalkulasi berdasarkan momentum politik.”
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Pizza Hut Indonesia dan TUKR Rayakan 10 Tahun Pizza Maker Junior Ajak Anak Peduli Lingkungan
InfiMotion Technology Tampil Perdana ke Publik, Pamerkan Kapabilitas Lengkap E-Drive di Wuxi
Pemenang Stevie® Awards for Technology Excellence Tahunan Ketiga Diumumkan

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tapi juga ada peristiwa yang bersejarah melatarbelakanginya,” kata Hasto dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin 20 Maret 2023.
Konten artikel ini dikutip dari media online Halloupdate.com, salah satu portal berita terbaik di Indonesia.
Hasto pun menjelaskan soal momentum bersejarah itu.
Baca Juga:
High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI
AdaKami Bangun Akses Air Bersih dan Sanitasi Layak untuk Warga Dusun Banjarsari Lampung Selatan
T’way Air Luncurkan Program “Explore Korea, One Destination at a Time”
Di mana, jajaran DPP partai yang hanya 27, lalu nama kabinet era Presiden Megawati yakni Gotong Royong, hingga aspek-aspek yang melatarbelakanginya.
“Bulan Juni bulan Bung Karno, bulan Agustus proklamasi kemerdekaan kita, September pendaftaran (capres-cawapres),” ujar Hasto.
Lebih lanjut, dia menyebut bahwa momentum strategis itu hanya akan diputuskan oleh Megawati.
Dan tentunya mempertimbangkan kesiapsiagaan dari seluruh jajaran partai.
Baca Juga:
UOB Asset Management Soroti Ketahanan Ekonomi Global di Tengah Kondisi yang Semakin Tidak Menentu
Shanxi Gelar Dialog Global tentang Pelestarian Warisan Budaya
“Pemilu ini kan bukan hanya bicara capres-cawapres, pemilu itu soal bagaimana saksinya, bagaimana anggota legislatifnya, apakah sudah dipersiapkan dengan baik, kemudian tim kampanyenya bagaimana, visi misinya, ini satu kesatuan proses.”
“Tak bisa dilepaskan hanya sosok calonnya saja,” kata Hasto.
Sementara, terkait posisi PDIP yang akan membuka kemungkinan koalisi maupun berjalan sendiri di Pilpres 2024, Hasto mengatakan bahwa politik tidak terlepas dari membangun kesepahaman dan dukungan dari rakyat.
“PDI Perjuangan memiliki modalitas yang cukup untuk mencalonkan sendiri, itu karena dukungan rakyat. ”
“Ini yang kami gunakan dengan sebaik-baiknya dengan mempertanggungjawabkan di hadapan rakyat agar nanti calon presiden, calon wakil presiden, seluruh anggota legislatif yang dihasilkan memang punya komitmen menyelesaikan masalah rakyat dan membangun kemajuan bagi bangsa dan negara,” kata Hasto.***














