TERKINIPOST.COM – Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto mengungkapkan, berkat ajaran para kiai yang selalu diingatnya, ia berbesar hati dalam menerima olok-olok yang ditujukan padanya belakangan ini.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Konsolidasi Relawan Prabowo-Gibran Provinsi Riau’ di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Selasa (9/1/2023).
Ia mengatakan apabila mendapat hinaan, akan menyerahkannya kepada Allah SWT.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
CHiQ Raih “AI Home Ecosystem Brand Award”, Hadirkan Pengalaman Gaya Hidup Cerdas Lewat Inovasi AI
Konferensi Promosi Pariwisata Budaya Henan dan Pameran Budaya Heluo Digelar di Indonesia
Hisense Perpanjang Kemitraan dengan UEFA sebagai Sponsor Resmi UEFA EURO 2028

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya mendapat ajaran-ajaran dari ustadz-uztadz; kiai-kiai; dan guru-guru saya.”
“Kalau engkau dihina, engkau diejek, engkau difitnah, kembali ke Yang Mahakuasa,” kata Prabowo.
Baca artikel lainnya di sini : Tepis Serangan Anies di Debat, Prabowo: Semua Partai Pengusung Bapak Sepakati Program Kemhan di DPR
Baca Juga:
Gupshup Meluncurkan Voice AI Platform Mandiri, Memperluas Interaksi Percakapan ke Panggilan Telepon
Kehidupan yang Didukung AI: TCL Hadirkan Inovasi AI dalam Kehidupan Sehari-hari di IFA 2026
Hisense Perkenalkan Konsep “Companion Living” Berbasis AI di IFA 2026
Di hadapan ribuan relawan, Prabowo mangaku tidak pernah meragukan masyarakat.
Menurut dia, hati rakyat pasti bisa menilai dan merasakan siapa orang yang memiliki niat baik atau buruk.
“Saya percaya yang benar itu benar, yang salah itu salah, yang jahat itu jahat. Saya terus di jalan yang benar, saya tidak ragu-ragu,” tegas dia.
Lihat juga konten video, di sini: Prabowo Disebut Ketum DPP Pujakesuma Jambi Sebagai Orang yang Paling Ikhlas untuk Bangsa dan Negara
Prabowo kembali mengingatkan, bahwa tujuannya hanya ingin melihat rakyat Indonesia makmur.
Ia mengaku rela mempersembahkan hidupnya untuk mencapai hal tersebut.
“Jangankan jabatan, jangankan pangkat, jangankan harta, nyawa saya, saya persembahkan kepada rakyat Indonesia,” ujar dia.
“Ya Tuhan, Ya Allah SWT, aku hanya minta satu. Sebelum kau panggil aku, aku ingin melihat rakyatku sejahtera hanya itu,” kata Prabowo.***














