TERKINIPOST.COM – Polisi menggerebek sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Sumur Pacing, Karawaci, Kota Tangerang, yang diduga menjadi lokasi prostitusi online.
Dalam pengungkapan ini, petugas mengamankan seorang pelaku inisial IW (23).
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan penggerebekan ini berdasarkan informasi warga yang dilaporkan kepada polisi RW, Iptu Adityo Wijanarko.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Seminar Ekonomi Karbon Digelar di PHBS, Shenzhen
EVALUE, Operator SPKLU Terbesar di Taiwan, Ekspansi ke Indonesia dan Resmikan Kantor di Jakarta
HNS 2026 | Huawei Luncurkan Solusi Xinghe AI Campus Terbaru untuk Afrika Bagian Selatan

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Polisi RW, yang merupakan Kanit Resmob Polres ini menindaklanjuti adanya informasi Ketua RT 04/RW 03 terkait dugaan tindak pidana prostitusi online melalui aplikasi media sosial,” ungkap Zain dalam keterangannya yang dikutip pada Rabu 28 Maret 2023.
Konten artikel ini dikutip dari media online Hallotangsel.com, salah satu portal berita terbaik di Indonesia.
Zain menjelaskan, Polisi RW yang mendapat laporan warga langsung menghubungi pihak Polsek Karawaci untuk melakukan penggerebekan. Ketika disambangi, polisi mendapati pelaku sedang melayani pelanggannya.
Baca Juga:
“Kecurigaan dan keresahan warga dengan praktik prostitusi yang dilakukan pelaku pun terbukti.”
” Saat digerebek warga bersama Polisi, pelaku tengah melayani pelanggannya,” tuturnya.
Saat diperiksa petugas kepolisian, lanjut Zain, pelaku IW mengaku menjalankan jasa prostitusi online melalui aplikasi MiChat.
“IW ini merupakan PSK online MiChat. Dia memasang tarif Rp300.000 sekali kencan,” ucapnya.
Baca Juga:
Bambu Lab A2L Kini Hadir di Indonesia: Printer 3D Format Besar yang Mudah Digunakan
Osome Bidik Gelombang Baru Perusahaan AI yang Memilih Singapura sebagai Basis Regional
Selanjutnya, IW dan pelanggannya inisial EM (24) telah diamankan untuk proses lebih lanjut.
“Kedua orang tersebut langsung diamankan ke Polsek Karawaci guna pengusutan lebih lanjut dan koordinasikan dengan Dinsos untuk dilakukan pembinaan,” tukasnya.***














