TERKINIPOST.COM – Kamacetan kendaraan hingga puluhan kilometer terjadi di sepanjang ruas jalan kawasan Puncak, Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Kepadatan kendaraan tersebut terjadi dari, Senin 24 April 2023 hingga, Selasa 25 April 2023, pagi.
Dari arah Cianjur antrean kendaraan terjadi dari Istana Cipanas hingga kawasan Gunung Mas, Bogor.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca konten menarik lainnya, di sini: Prabowo Subianto akan Temui Megawati, Sekjen Gerindra: Waktu Pertemuan Masih Dijadwalkan
Di mana kendaraan terjebak antrean hampir 24 jam dari arah Cianjur-Bogor.
Kepadatan kendaraan didominasi mobil dan sepeda motor.
Baca Juga:
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
Selain jalur arus balik Lebaran, wisatawan melalui jalur itu untuk menuju sejumlah destinasi.
Salah satu pengendara dari Tangerang Selatan Tissa (32) mengatakan, terjebak kemacetan sejak, Senin 24 April 2023 siang di kawasan Cipanas.
Namun, hingga Selasa 25 April 2023 pagi ini ia dan keluarga masih terjebak di kawasan Puncak.
“Sudah hampir 24 jam terjebak macet di jalur ini. Mau putar balik juga bagaimana. Susah bergerak,” kata Tissa, Selasa 25 APril 2023, pagi.
Baca Juga:
Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif
Operasi Pelatihan HelpMeSee di Guwahati Menjangkau 51 Dokter Mata di Seluruh India Timur Laut
Menurut Tissa bahwa perjalanan kembali ke Jakarta sengaja di lakukan pada Selasa siang kemarin.
Namun, pada hari itu kepadatan malah terjadi dari Cipanas, dan kendaraan dari Cianjur-Bogor tidak bergerak sama sekali.
Pengendara lainnya Aldi (25) mengaku, baru pertama kali mengalami kemacetan di kawasan puncak hampir 24 jam.
Karena itu, ia mengharapkan, aparat Kepolisian dapat mengatasinya.
“Harusnya dicarikan solusi dong. Masa kita dibiarkan kena macet sampai 24 jam kaya gini,” ujarnya.***














