TERKINIPOST.COM – Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka lebih setuju pemilihan gubernur berbasis demokrasi sehingga masyarakat dapat berperan dalam tatanan pemerintahan.
“Kalau bisa seperti sekarang aja lah ya. Biar demokrasi tetap berjalan,” katanya di Solo, Senin 6 Februari 2023.
Ia mengatakan demokrasi akan berjalan dengan melibatkan masyarakat luas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Luwih gayeng (lebih meriah) begini,” katanya.
Meski pada pemilu memerlukan anggaran besar tetapi, katanya akan tetap berguna mengingat warga harus tetap berpartisipasi pada pemilihan daerah.
Sebelumnya, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo setuju jika gubernur tidak dipilih langsung oleh masyarakat melalui pemilu melainkan ditunjuk pemerintah pusat.
Baca Juga:
Hisense Hadirkan Warna yang Lebih Nyata dan Nyaman di Mata, serta Hiburan Imersif di IFA 2026
CHiQ Tampil di IFA 2026: Dari Ekspansi Global Menuju Jangkauan yang Kian Kuat di Pasar Lokal
Terkait dengan hal itu, Airlangga mengatakan sebagai partai politik pihaknya harus ikut pada penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU.
“Karena KPU ini adalah produk undang-undang dan undang-undang yang membuat DPR dan pemerintah, DPR adalah perwakilan partai politik,” katanya.
Ia juga mengelak jika pernyataan tersebut merugikan Partai Golkar.
“Kalau politik ini bukan untung rugi, yang untung rugi kalau kita bikin warung. Politik bukan soal itu,” katanya.***
Baca Juga:
CHiQ Raih “AI Home Ecosystem Brand Award”, Hadirkan Pengalaman Gaya Hidup Cerdas Lewat Inovasi AI
Konferensi Promosi Pariwisata Budaya Henan dan Pameran Budaya Heluo Digelar di Indonesia
Hisense Perpanjang Kemitraan dengan UEFA sebagai Sponsor Resmi UEFA EURO 2028














