TERKINI POST – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan Gunung Ibu yang terletak di Maluku Utara mengalami erupsi.
Tercatat oleh PVMBG, erupsi Guung Ibu mulai pada Minggu, 21 Agustus 2022 pukul 18.58 WIT (Waktu Indonesia Timur).
“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat.”
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 26 mm dan durasi 65 detik,” tulis PVMBG dalam keterangan resmi.
PVMBG menyebutkan Gunung Ibu tersebut menyemburkan abu vulkanik setinggi 600 meter di atas puncak gunung. Dan statusnya saat ini adalah level II atau Waspada.
“Kepada seluruh masyarakat dan para wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2,0 km.”
Baca Juga:
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
“Dan perluasan sektoral berjarak 3,5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu,” himbau PVMBG.
Masyarakat yang beraktivitas di luar rumah untuk disarankan menggunakan pelindung hidung dan mulut (masker) serta pelindung mata (kacamata).
Karena abu vulkanik dapat menyebabkan gangguan pernafasan maupun penglihatan.
Gunung Ibu berada di sebelah barat daya Pulau Halmahera. Tercatat sebagai gunung api yang memiliki ketinggian 1.325 m dari permukaan laut. ***














