TERKINIPOST.COM – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Kampung Nelayan Tanjung Laut sekaligus berdialog dengan para nelayan di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Kamis 20 Oktober 2022.
Dalam dialognya, Ketua Nelayan Sakijan menyampaikan keluhan para nelayan terkait kebutuhan mesin perahu nelayan.
“Keluhan kawan-kawan (nelayan), mohon kiranya Bapak dapat menyentuh hati nelayan dengan bantuan berupa mesin.”
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Pizza Hut Indonesia dan TUKR Rayakan 10 Tahun Pizza Maker Junior Ajak Anak Peduli Lingkungan
InfiMotion Technology Tampil Perdana ke Publik, Pamerkan Kapabilitas Lengkap E-Drive di Wuxi
Pemenang Stevie® Awards for Technology Excellence Tahunan Ketiga Diumumkan

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Karena mesin itu banyak yang punya orang, hanya bawa-bawa,” ujar Sakijan.
Presiden menanggapinya dengan menanyakan jumlah nelayan di Desa Tanjung Laut yang masih belum memiliki mesin untuk perahu nelayan.
Kemudian, Ketua Nelayan tersebut menjawab ada sekitar 30-40 nelayan.
Baca Juga:
High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI
AdaKami Bangun Akses Air Bersih dan Sanitasi Layak untuk Warga Dusun Banjarsari Lampung Selatan
T’way Air Luncurkan Program “Explore Korea, One Destination at a Time”
Kepala Negara pun merespons keluhan para nelayan dengan baik. Presiden mengatakan bahwa mesin perahu untuk kebutuhan para nelayan tersebut akan diserahkan ke koperasi setempat.
“Ini nanti mesinnya diberi ke siapa? Ke koperasi? Koperasi apa namanya?” tanya Presiden Jokowi.
Sukijan menjawab, koperasi tersebut bernama Koperasi Berkah Bersama Ibu.
“Koperasi Berkah Bersama Ibu? Namanya bagus banget,” tutur Kepala Negara.
Baca Juga:
UOB Asset Management Soroti Ketahanan Ekonomi Global di Tengah Kondisi yang Semakin Tidak Menentu
Shanxi Gelar Dialog Global tentang Pelestarian Warisan Budaya
Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kegiatan tersebut antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Pj Gubernur Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin, dan Bupati Bangka Barat Sukirman.***














