TERKINIPOST.COM – Banyak kiai Nahdlatul Ulama (NU) yang menaruh simpati kepada Menteri Pertahanan RI dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Hal tersebut disampaikan oleh Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid.
“Banyak sekali kiai NU yang punya simpati besar terhadap pak Prabowo,” kata Yenny Wahid usai bertemu Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (6/9/2023).
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Program Tahun Baru Imlek WePlay di Asia Tenggara Tampil di App Store Today dan Today Collection
Furniture China Luncurkan Edisi Bersejarah pada 2026: Desain yang Menciptakan Peluang Bisnis
ICP DAS-BMP Pamerkan Seluruh Inovasi TPU Standar Medis di CMEF dan Medtec Japan 2026

SCROLL TO RESUME CONTENT
Yenny Wahid menyatakan Prabowo Subianto menjadi Bacapres prioritas untuk didukung.
Yenny Wahid menyatakan sudah ada kesamaan visi setelah melakukan komunikasi dengan Prabowo Subianto.
Baca artikel lainnya di sini: Yenny Wahid Kenang Prabowo Subianto Orang Berjasa, Pertemukan Dirinya dengan Suaminya di 2009
Baca Juga:
“2026 Yili Online Tour” telah Dimulai: Global Recruitment for “Yili Quality Ambassadors” Now Open!
PCHi 2026: Pameran Bahan Kosmetik Terbesar di Dunia Digelar di Hangzhou
“Secara rasional, berkomunikasi dengan Pak Prabowo, Pak Prabowo ini punya visi yang sangat luar biasa, bagi kami Pak Prabowo ini top list,” kata Yenny Wahid.
Meski begitu, dukungan secara resmi belum diberikan, sebab, Yenny akan terlebih dahulu menjalani pertimbangan spiritual dengan berziarah ke makam ayahnya.
“Realitas paling utama karena ada kesamaan-kesamaan visi, jadi secara rasional itu mungkin kita sudah bisa punya kesamaan-kesamaan, tinggal menapaki mekanisme spiritual dulu,” jelasnya.
Sementara itu, Prabowo Subianto mengatakan, pihaknya saat ini masih fokus dalam membangun komunikasi dengan Yenny Wahid.
Baca Juga:
[MWC 2026] Menyambut Era “AI Calling”: Visi Ookla untuk Standar Kualitas Layanan Suara Versi Terbaru
Kelak pada waktu yang tepat akan diputuskan terkait keputusan akhir kerja sama.
“Yang paling penting adalah kerja sama, kerukunan, kerja sama tentunya semakin dekat, semakin eksplisit semakin bagus.”
“Tapi kerja sama itu kita istilahnya, kita bangun supaya nanti sesuai dengan waktu yang tepat, tidak ada masalah, yang penting komunikasi baik,” imbuhnya.***
















