TERKINIPOST.COM – Pengamat politik dari Universitas Hasanuddin Makassar Phil Sukri menilai Menteri BUMN Erick Thohir berpeluang besar menjadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang diusung sebagai calon presiden (capres) oleh PDI Perjuangan.
Menurut Sukri, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat, 28 April 2023 Erick berpeluang besar menjadi cawapres pendamping Ganjar karena dia merupakan sosok yang merepresentasikan figur nasionalis-religius.
“Sejauh ini, Erick sudah banyak membuktikan sebagai sosok nasionalis dan religius, sehingga peluang Erick untuk mendampingi Ganjar dan memenangkan kontestasi Pilpres 2024 sangat besar,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Hisense Luncurkan Seri Proyektor C3 Terbaru, Wujudkan “Home Entertainment” yang Imersif
Energi Bersih untuk Semua Orang: BLUETTI dan UN-Habitat Perluas Program Energi Bersih ke Nigeria

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, Sukri menilai Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengisyaratkan bahwa cawapres akan mendampingi Ganjar adalah sosok religius dan dekat degan ormas keagamaan terbesar di Indonesia.
Baca artikel menarik lainnya di sini: Menteri BUMN Erick Thohir Unggul dalam Perolehan Elektabilitas Sebagai Calon Wapres
Saat ini, kata Sukri, Nahdlatul Ulama (NU) merupakan ormas Islam terbesar di Indonesia dan memiliki kedekatan dengan Megawati.
Baca Juga:
Yokogawa Luncurkan Industrial Cyber Resilience Center, Perkuat Kesiapan “OT Cyber” di Asia Tenggara
“Kecenderungan cawapres yang nanti akan mendampingi Ganjar merupakan orang yang dekat atau dapat merepresentasikan NU.”
“Dari beberapa kandidat potensial yang saat ini sudah muncul, yang memiliki kedekatan dan bisa merepresentasikan NU adalah Erick Thohir.”
“Selain menjabat sebagai Menteri BUMN, Erick juga menjadi pengurus Banser sehingga dapat bisa merepresentasikan NU,” jelasnya.
Selain Erick, nama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno juga menjadi salah satu nama yang dinilai berpeluang menjadi cawapres pendamping Ganjar.
Baca Juga:
SATO Dukung Sistem Manajemen Pasokan Darah Generasi Baru Singapura dengan Teknologi RFID
Antusiasme Global Buka Jalan bagi Ekspansi Baru “Lord of Mysteries”
Namun menurut Sukri, Erick berpeluang lebih besar untuk mendampingi Ganjar.
Hal tersebut karena selain merepresentasikan sosok nasionalis dan religius, Erick pun merupakan sosok yang netral, tidak pragmatis, tidak oportunis, dan tidak pernah mengusung politik identitas.
Dia juga merupakan figur cawapres yang berasal dari luar Jawa sehingga berpotensi meningkatkan perolehan suara Ganjar di Pilpres 2024.
Sebelumnya, PDIP menetapkan Ganjar sebagai capres yang mereka usung di Pilpres 2024 dalam Rapat DPP Partai Ke-140 Diperluas Tiga Pilar dengan agenda konsolidasi internal dan silaturahim Idul Fitri 1444 Hijriah di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Jumat, 21 April 2023.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan dimulai pada 19 Oktober sampai dengan 25 November 2023.
Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Saat ini, terdapat 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI.
Selain itu, pasangan calon juga dapat diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.***














