TERKINIPOST.COM – Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri meminta wartawan untuk menegakkan Kode Etik Jurnalistik pada tahun politik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
“Ini tahun politik. Jangan seenak-enaknya.”
“Itu ada Kode Etik Jurnalistik,” ucap Megawati ketika menyampaikan pidato kunci dalam acara bertajuk “Kick Off Meeting Pancasila Dalam Tindakan” di Jakarta, Kamis 16 Februari 2023.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Yeastar Umumkan Pemenang Yeahs Awards 2026, Apresiasi Inovasi AI dan Kesuksesan Mitra
Casio Luncurkan Jam Tangan Mekanis Berbobot Ringan dengan Tampilan Waktu yang Mudah Dibaca

SCROLL TO RESUME CONTENT
Megawati meminta para wartawan untuk lebih memperhatikan aturan-aturan yang berlaku dan tidak langsung menjelekkan seseorang melalui pemberitaan.
“Saya gak terima kalau seseorang langsung saja dijelekkan, kan sekarang modelnya gitu,” ucapnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Megawati usai menjelaskan bahwa dirinya menghadiri acara “Kick Off Meeting Pancasila Dalam Tindakan” atas izin Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).
Baca Juga:
Penerjemah dan Insan Media dari Tiongkok dan Berbagai Negara Bahas Penggerak Baru Pembangunan Yantai
Jiahui Buka Pusat Terapi Sel Internasional, Perluas Akses Pengobatan CAR-T secara Global
Envision Energy Hadirkan Sistem Energi Baru Berbasis AI untuk Industri Tambang dan Pengolahan Logam
Dalam acara ini, Megawati membahas berbagai isu, seperti stunting, kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan seksual pada anak dan perempuan, serta mengantisipasi bencana.
Megawati menjelaskan ketika dirinya meminta izin kepada Jokowi untuk menghadiri program ini, ia menyampaikan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) tidak akan kuat menangani persoalan stunting sendiri dan membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Setelah mendengarkan penjelasan dari Megawati, Presiden Jokowi mempersilakan Megawati untuk menghadiri acara “Kick Off Meeting Pancasila Dalam Tindakan”.
“Gitu, lho, saya ngomong sama presiden. Jadi, jangan ada nanti Ibu Mega mau sok-sokan sendiri, nyelonong-nyelonong sendiri. No, saya tahu peraturan republik ini, saya tahu sejarah republik ini,” ucap Megawati.***











