3 Gunung Api di NTT Berstatus Waspada, Ini Kata Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

- Pewarta

Selasa, 2 Januari 2024 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gunung Erupsi. (Dok. Terkiniposrt.com/M Rifai Azhari)

Ilustrasi Gunung Erupsi. (Dok. Terkiniposrt.com/M Rifai Azhari)

TERKINIPOST.COM – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), melalui Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah Nusa Tenggara melakukan pemantauan.

BVKBG menyebutkan adanya satu gunung api di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berada pada level III atau Siaga, sedangkan tiga gunung api lainnya berstatus Waspada atau level II.

Demikian dìsampaikan oleh Kepala Balai Pemantau Gunung Api dan Mitigasi Gerakan Tanah Wilayah Nusa Tenggara, Zakarias Ghele Raja.

“Dari 17 gunung api aktif di Pulau Flores dan Lembata, satu gunung api sudah berstatus Siaga”.

“Dan tiganya berstatus Waspada,” kata Zakarias Ghele Raja, melalui keterangan tertulisnya,, Senin (1/1/2024).

Baca artikel lainnya di sini : Gunung Marapi di Sumatera Barat Erupsi Lagi, Petugas Sebut Dentuman Suaranya Terdengar Cukup Keras

Zakarias mengatakan, satu gunung api yang berstatus Siaga atau berada pada level III itu

Yakni Gunung api Lewotobi Laki-laki di Kecamatan Wulanggitang, Flores Timur.

Status gunung ini baru dinaikkan dari level II atau Waspada pada pukul 04.00 Wita dini hari tadi.

Lihat juga konten video, di sini: Luhut Binsar Pandjaitan akan Ambil Tindakan Tegas Terkait Insiden PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel

Selanjutnya tiga gunung api yang berstatus Waspada yakni Gunung api Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Inelika di Kabupaten Ngada, dan Lewotobi Perempuan di Flores Timur.

Gunung Ile Lewotolok berstatus Siaga, namun status gunung itu diturunkan pada 28 Desember 2022 menjadi Waspada.

Sementara itu Gunung Inelika yang sebelumnya berstatus Normal atau berada pada level I mengalami peningkatan status menjadi level II atau Waspada pada 4 Oktober 2023.

Kenaikan status itu didasarkan pada adanya peningkatan aktivitas kegempaan.

Yang menunjukkan kenaikan tekanan di bawah tubuh gunung itu yang dapat memicu munculnya gempa-gempa vulkanik dan erupsi freatik.

“Sedangkan kenaikan status gunung api Lewotobi Perempuan menjadi Waspada terjadi pada 17 Desember 2023 lalu,” kata Zakarias.

Dengan kenaikan status empat gunung api aktif itu, Zakarias mengatakan ada beberapa potensi bahayaarus dijauhi oleh masyarakat yakni abu vulkanik, awan panas, serta gas beracun yang keluar.

Oleh karena itu, masyarakat di sekitar gunung harus menjauh dari pusat erupsi gunung atau tidak melakukan aktivitas di sekitar gunung.

Hal itu harus dilakukan karena kecepatan pergerakan magma yang secara tiba-tiba di perut bumi sangat susah diantisipasi.

“Memang pergerakan magma dari sumber magma dapat diketahui melalui frekuensi gempa vulkanik”.

“Namun kecepatan magma secara tiba-tiba itu sulit dihindari,” katanya dilansir Info Publik.***

Berita Terkait

Soal Wacana Pembatasan Pembelian BBM Subsidi, Presiden Jokowi Bantah Keterangan Luhut Pandjaitan
Prabowo ke Capaja TNI – Polri, Menjadi Prajurit TNI dan Polri adalah Panggilan Pengabdian yang Mulia
Anggota Komisi Pemilihan Umum RI Hasyim Asy’ari Diberhentikan dengan Tidak Hormat oleh Presiden Jokowi
Hujan Lebat Kendala Jadi Pencarian Korban Pascalongsor Tulabolo Gorontalo, 43 Orang Warga Hilang
Para Asesor Kompetensi, Jaga Independensi dan Obyektifitas, Dalam Proses Uji Kompetensi Untuk Para Guru SMK Bidang Bisnis dan Pariwisata
Badan Hukum PDI Perjuangan Gugat Penyidik KPK AKBP Rosa Purba Bekti ke Pengadilan Negeri Jaksel
Prof Bambang Setiaji: Optimis, PT Muhammadiyah/Aisiyah Hasilkan Lulusan Kompeten
Kepala PPATK Tanggapi Permintaan DPR Terkait Soal Data Para Pejabat yang Terlibat Judi Online
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 07:56 WIB

Soal Wacana Pembatasan Pembelian BBM Subsidi, Presiden Jokowi Bantah Keterangan Luhut Pandjaitan

Sabtu, 13 Juli 2024 - 10:37 WIB

Prabowo ke Capaja TNI – Polri, Menjadi Prajurit TNI dan Polri adalah Panggilan Pengabdian yang Mulia

Rabu, 10 Juli 2024 - 14:44 WIB

Anggota Komisi Pemilihan Umum RI Hasyim Asy’ari Diberhentikan dengan Tidak Hormat oleh Presiden Jokowi

Rabu, 3 Juli 2024 - 22:09 WIB

Para Asesor Kompetensi, Jaga Independensi dan Obyektifitas, Dalam Proses Uji Kompetensi Untuk Para Guru SMK Bidang Bisnis dan Pariwisata

Selasa, 2 Juli 2024 - 08:33 WIB

Badan Hukum PDI Perjuangan Gugat Penyidik KPK AKBP Rosa Purba Bekti ke Pengadilan Negeri Jaksel

Sabtu, 29 Juni 2024 - 11:13 WIB

Prof Bambang Setiaji: Optimis, PT Muhammadiyah/Aisiyah Hasilkan Lulusan Kompeten

Kamis, 27 Juni 2024 - 15:54 WIB

Kepala PPATK Tanggapi Permintaan DPR Terkait Soal Data Para Pejabat yang Terlibat Judi Online

Senin, 24 Juni 2024 - 10:24 WIB

Tanri Abeng Meninggal Dunia, Menteri BUMN Erick Thohir Sebut Sosok yang Berjasa Besar untuk Negeri Ini

Berita Terbaru